Waktu itu lagi capek2nya ngerjain tugas dan lagi boseeeeennnnnn benget sama kuliah, dengan rutinitasku dan aku menjadi orang yang paling malas sedunia! Ketika aku pergi dengan temanku untuk cari makan sore harinya, aku melihat seorang bapak tua yang sedang duduk di pinggiran selokan besar di depan sekolah swasta. aku melihat dia dan membandingkannya dengan diriku sendiri. betapa aku melihat diriku amat sangat beruntung memiliki hidupku sekarang ini. Sejak saat itu, aku melakukan refleksi diri lebih mendalam dan lebih posotif, dan aku mendapati aku ini orang yang dengan mudahnya menggerutu, mengeluh, dsb, dsb. Dan selama ini, itulah yang kulakukan.
Aku sudah masuk semester 7 dua setengah bulan yang lalu. Selama waktu berjalan aku sdh mengalami banyak hal yang membuatku sangat sebal sehingga sering kali aku bilang "Kenapa, Tuhan?" Apa yang kualami, dari nyari bahan skripsi sampai tugas harian di kos. Kelelahan yang sering kali menumpuk dan membuatku berpikir,"apakah aku akan seperti ini terus?" rasa lelah fisik itu kemudian menjadi lelah mental. tapi, setelah aku pikir-pikir lagi...memangnya apa yang sdh membuatku lelah? Apa yang sudah menjadi kewajibanku? kemudian aku mulai menata kembali fisikku supaya lebih kuat dan mental-ku. memang hidup itu tidak mudah, tapi akan menjadi sangat indah ketika aku mulai membuatnya menjadi bermakna.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment